Minggu, 21 Juni 2009

Remioromen - Yume no Tsubomi

Angin yang berhembus di akhir musim dingin
Kehangatannya yang aneh nyaris membuatku menangis
Senyumanmu
Selalu mengangkat semangatku
Kehangatan itu, cahaya itu
Berapa banyak yang masih ada di hatiku
Saat kujalani hidupku saat ini?

Tunas mimpi, akankah kau
Menjadi bunga yang bersemi?
Mimpi yang sepertinya terkubur oleh waktu
Merupakan cahaya yang terentang menuju musim semi

Hari ini entah mengapa terasa hangat
Bahkan pohon di taman menjulang menggapai langit
Hari ini kita bersama
Berpegangan tangan dibawah mentari
Aku tahu tidak setiap hari kita begini
Namun kita bisa merasakan mentari yang sama
Mengintip melalui dedaunan

Bahkan jika salju turun dalam mimpiku
Mereka akan menuju dirimu
Kupikir aku akan mengambil jalan ini
Agar aku takkan kehilangan dirimu
Kita berpapasan, kita menggenggam satu sama lain
Salju turun dan aku menunggu datangnya musim semi
Kini aku tahu bahwa mimpi sejatiku
Selalu hadir dalam senyuman orang yang kucintai

Tunas mimpi, akankah kau
Menjadi bunga yang bersemi?
Cintaku, aku ingin melindungi
Kebahagiaanmu
Mimpiku yang sejati akan selalu ada
Kuat dan lembut, dalam senyuman di wajahmu
Tunas, jadilah bunga dan bersinarlah
Selubungi kami dengan aroma musim semi

Tidak ada komentar: